Lingkar Berita Pendidikan Indonesia

Untuk Pantau Ketersediaan Obat, Kini Ada Farmaplus

Seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 akhir-akhir ini, ketersediaan obat di masyarakat pun menjadi tak terkendali. Banyak elemen masyarakat yang kemudian berusaha untuk mencari beberapa jenis vitamin, obat anti virus, hingga salah satu obat cacing yang diyakini bisa membawa kesembuhan bagi penderita Covid-19.

Gayung pun bersambut, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia bertindak cepat dengan memberikan akses terhadap informasi ketersediaan obat di apotek. Harapannya, masyarakat dapat segera mengakses sebelum menuju apotek terdekat. 

Seperti telah diberitakan melalui situs resmi Kementrian Kesehatan, pemerintah kemudian membangun Farmaplus sebagai portal informasi ketersediaan obat bagi masyarakat luas. "Farmaplus ini bisa diakses dengan mudah. Kita bisa ketahui di apotek mana obat yang sedang kita cari berada," demikian tandas drg. Arianti Anaya selaku Plt. Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Ketersediaan Obat di Apotek bisa Terpantau

Diterangkan oleh drg. Arianti, bahwa aplikasi Farmaplus akan terus dikembangkan hingga menjangklau apotek yang ada di seluruh pelosok Indonesia. Selain itu, untuk kondisi darurat pemerintah juga telah menyediakan kontak hotline bagi pasien Covid-19 melalui 119 pada ekstension 9. Sementara Halo Kemenkes juga dapat dikontak melalui hotline 1500-567. Pada kontak melalui SMS dapat menghubungi nomor 081281562620, lalu untuk kontak faksimili bisa mengakses nomor 021 5223002, 52921669, dan untuk kontak email bisa berkomunikasi melalui kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

Tak hanya itu, pemerintah dikabarkan juga tengah mendorong seluruh industri farmasi untuk turut meningkatkan kapasitas produksinya. Hal tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi obat ke alamat-alamat Faskes dan Apotek. Pemerintah mengaku saat ini tengah fokus untuk menghilangkan adanya penimbunan obat yang ditengarai ada di industri maupun pedagang besar farmasi. Portal informasi Farmaplus, kini bisa diakses melalui laman farmaplus[dot]kemkes[dot]go[dot]id.

Farmaplus Portal Informasi Obat Indonesia 

Sementara itu, dengan mengusung slogan "find your medicine here" keberadaan Farmaplus diharapkan memang mampu memberi solusi langsung kepada masyarakat. Saat berita ini diturunkan, tercatat adanya informasi stok obat yang diinformasikan secara up to date pada hari Minggu (11/7) hingga pukul 9.00 WIB. 

Meski belum tersaji secara real time, namun setidaknya Farmaplus telah mampu menampilkan sekitar lebih dari 777.400 obat yang tersebur di seluruh kabupaten/kota. Farmaplus yang ada saat ini, juga telah mampu menyajikan informasi dari 4.446 titik apotek yang tersebar di seluruh provinsi.

Misalnya saja di apotek Kimia Farma Bone, diinformasikan memiliki stok obat Azithromycin. Farmaplus juga menyajikan informasi alamat lengkap apotek dan juga link maps yang terhubung langsung dengan titik koordinatnya. Masyarakat seputar kabupaten Bone, Sulawasi Selatan pun menjadi dapat mengetahui informasi terkait stok obat tersebut.  

Demikian pula dengan stok obat Ivermectin yang selama ini paling sering dicari. Melalui Farmaplus, dapat diinformasikan bahwa stok obat tersebut tersedia di Apotek Kimia Farma Galaxy, yang terletak di kota Bekasi, Jawa Barat. 

Secara keseluruhan, masyarakat juga dapat mengetahui bahwa saat ini masih terdapat sekitar 142.500 obat Favipiravir dan sejumlah 64.500 stok obat Oseltamivir. Ke depan diharapkan, Farmaplus ini juga dapat segera melenyapkan kasus kelangkaan obat pada setiap kabupaten/kota. Khususnya pada wilayah yang memiliki angka pasien Covid-19 dengan kategori tertentu.

 


Sumber: 
kemkes[dot]go[dot]id
farmaplus[dot]kemkes[dot]go[dot]id
Ilustrasi foto:
farmalkes[dot]kemkes[dot]go[dot]id

 


 

Share :


Post Comment